Selasa, 13 Oktober 2026

Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Peringati Harlah ke-104 sekaligus Pembukaan Lomba Menyambut Hari Santri Nasional ke-11

Ponpes Rakha Peringati Harlah 104 dan Hari Santri Nasional

AMUNTAI – Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Ponpes Rakha) menggelar apel peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-104 dan menyambut Hari Santri ke-11 pada Selasa (13/10/2026) pukul 07.30 WITA di lapangan Ponpes Rakha. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati HSU, Ibu Kepala PKK, Kepala Kantor Kementerian Agama, unsur Forkopimda, Ketua DPRD, pengurus yayasan Rakha, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh santri dan santriwati dari berbagai unit pendidikan di lingkungan Ponpes Rakha.

Abdullah, Abdul Lathif dan Muhammad Asrar

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dilantunkan dengan khidmat oleh Abdullah, Abdul Lathif dan Muhammad Asrar dari Sekolah Tinggi Ilmu Quran (STIQ), dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Rakha oleh paduan suara dari STIQ Rakha  dan diikuti secara bersama-sama oleh hadirin.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Mualim H. Suhaimi, S.Ag. Gr, yang menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari perjalanan sejarah pesantren.

“Peringatan Harlah ke-104 bukan sekedar seremoni, melainkan momentum untuk mengenang perjalanan dan perjuangan para pendiri pesantren, serta menanamkan nilai-nilai sejarah dan mempererat ukhuwah antar keluarga besar pesantren,” tutur Mualim H. Suhaimi.

Selanjutnya, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Rakha, KH. Dr. Rif’an Syafruddin, Lc. M. Ag, memaparkan kilas balik sejarah berdiri dan berkembangnya pesantren sejak diresmikan pada 13 Oktober 1992 oleh Syekh KH. Abdul Rasyid sekembalinya beliau dari Universitas Al-Azhar Mesir. Beliau menegaskan komitmen besar pesantren bagi daerah “saya ingin mengembalikan marwah Kota Amuntai sebagai kota pendidikan, karena kita adalah penghasil sumber daya insani terbaik, serta akan mengembalikan marwah Amuntai untuk menjadi pusat pendidikan di Kalimantan Selatan,” tegas Ketua Yayasan.

Pada kesempatan tersebut, beliau juga mengumumkan pelepasan 18 santri dan santriwati (12 putra dan 6 putri) yang akan melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Mesir, serta memberikan apresiasi kepada tim sepak bola santri MA NIPA Rakha atas kemenangan 4-1 melawan Pondok Pesantren IUNS dalam Liga Santri HSU.

Sambutan ketiga disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag HSU, Drs. H. M. Rusdi Hilmi, MA yang mengapresiasi tinggi kiprah dan perjalanan panjang Ponpes Rakha.“Semoga momentum ini menjadi kesempatan untuk mensyukuri perjalanan panjang pengabdian pesantren, sekaligus memperkuat langkah dalam melanjutkan perjuangan pendidikan Islam bagi generasi penerus,” ungkap beliau.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pesantren melalui visi HSU Bangkit untuk mencetak generasi unggul, berakhlak mulia, dan bebas narkoba.“Kita ingin pondok pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga berkembang sebagai pusat kreativitas, kewirausahaan, dan kemandirian ekonomi melalui program One Pesantren One Product,” ujar Bupati HSU.

H. Suhaimi, S.Ag. Gr, KH. Dr. Rif’an Syafruddin, Lc. M. Ag, Drs. H. M. Rusdi Hilmi, MA, Bupati H. Sahrujani

Mengakhiri sambutannya, Bupati HSU secara resmi membuka seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Harlah ke-104 Ponpes Rakha dan Hari Santri Nasional ke-11. Rangkaian kegiatan ini diisi dengan kegiatan keagamaan dan keilmuan, di antaranya ziarah, shalat hadiah, khatmil Qur’an, serta berbagai perlombaan. Sekaligus beliau turut membersamai Ketua Yayasan Ponpes Rakha menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada Hafi Mubarak (Kapten tim sepak bola MA NIPA Rakha) dan Hilman (top scorer).

Kemudian rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. M. Syaukani, Lc, dan foto bersama.


Tim Humas